Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Siaga Menjelang Rilis Data CPI
Friday, 24 October 2025 12:48 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS bergerak stabil cenderung naik, masih di jalur kenaikan tipis untuk sepekan. Pasar menunggu rilis inflasi AS yang sempat tertunda, dan mayoritas pelaku pasar menilai data ini kecil kemungkinan menggagalkan rencana The Fed untuk memangkas suku bunga pekan depan.

Isu perang dagang kembali muncul. Presiden Donald Trump menyetop pembicaraan dagang dengan Kanada setelah menilai sebuah iklan menyesatkan soal tarif. Dolar Kanada sempat melemah tipis, tetapi fokus utama pasar tetap ke pertemuan Trump“Xi di Korea Selatan pekan depan. Harapannya: ada tanda-tanda pencairan tensi setelah tatap muka langsung.

Semua mata juga ke CPI AS untuk September yang keluar malam ini. Konsensus memprediksi inflasi utama naik sekitar 0,4% bulanan dan inti 0,3%. Pelaku pasar nyaris penuh menghitung pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan, dan masih membuka peluang penurunan lagi pada Desember”namun ekonom mengingatkan ketidakpastian tarif, inflasi, dan politik bisa membuat bank sentral tetap berhati-hati.

Di pasar valas lain, euro melemah, sterling datar, dan indeks dolar menuju kenaikan mingguan. Sanksi baru AS pada Rosneft dan Lukoil mengangkat harga minyak, menekan mata uang importir energi seperti yen. Yen sendiri merosot ke area terlemah dua mingguan.

Dari Jepang, inflasi inti masih di atas target Bank of Japan. PM Sanae Takaichi menyiapkan paket stimulus besar untuk membantu rumah tangga menghadapi tekanan harga. Itu bisa menyulitkan BOJ untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga pasar menilai peluang kenaikan suku bunga bulan ini masih kecil dan mengarah pada skenario kenaikan di Desember.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS